Today is a moving day.
A moving day in two meanings. Yang pertama moving day yang saya ambil dari istilah untuk hari yang mengharukan, yang kedua untuk moving dari masa SMA menuju dunia kampus.
Moving day.
Pada pagi yang cerah ini (24/5/13), angkatan pertama SMAIT Insantama dinyatakan 100% LULUS! Alhamdulillah. Alhamdulillah. Satu kata yang belum bisa berhenti terucap dari bibir ini. Miracle happens. Allah memang menolong orang-orang yang berada di jalan kebenaran. Allah memang sangat sayang kepada kami semua :')
Pagi ini, pukul 08.00 WIB, SAGACIOUS berkumpul di aula SMPIT Insantama, ditemani dengan adik-adik kelas kami yang unyu-unyu, beberapa orang tua siswa, dan para guru, dengan perasaan tegang menunggu apakah kami dinyatakan lulus UN 2013 atau tidak. Saya memperhatikan sekitar, ada beberapa teman yang tertunduk dengan mulut komat-kamit membaca doa, ada yang ngobrol, ada yang saling berpegangan tangan (so sweeeeett), ada yang sibuk menghubungi orang tuanya, dan saya termasuk ke golongan orang yang sibuk foto-foto. Hehehe.
Sebelum pengumuman kelulusan, ada beberapa sambutan dan nasihat yang diberikan para guru kepada kami. Ada beberapa nasihat yang sangat membekas di benak saya.
Salah satu nasihat yang 'kena' sekali di hati saya adalah sebuah nasihat yang diucapkan ustd. Muhib sebelum kami menerima amplop kelulusan kami.
"Kalau hari ini kalian mendapat berita gembira, kalian sangat patut bersyukur. Yah mungkin ada sebagian dari kalian yang belum rajin taqarrub kepada Allah, masih belum ngapa-ngapain, tapi diberi hadiah yang sangat mengharukan. Istilahnya itu 'saya nggak ngapa-ngapain aja dapet hadiah seindah ini' nah, makanya kalian harus bersyukur dan mengazzamkan kepada diri kalian sendiri untuk lebih bertaqarrub lagi kepada Allah..."
Pembagian amplop terasa lama, rasa tidak sabar untuk membuka amplop itu semakin menjadi-jadi. Setelah semuanya mendapatkan amplopnya masing-masing, saya mulai membuka amplop dengan perlahan. Mata saya menjelajahi surat tersebut, hingga akhirnya menemukan tulisan LULUS dengan tulisan yang dibold itu. Alhamdulillah...
Dan hari ini, saya mendapat hadiah indah itu. Saya sudah resmi lulus dari SMA. Tidak akan ada lagi UN, tidak akan ada lagi 'seragam sekolah' yang kegedean dan membuat saya terlihat seperti orang-orangan sawah, dan status saya berganti dari 'pelajar' menjadi 'mahasiswa' (aamiiinn).
Aaaaaaah.. Menyenangkan sekali hari ini. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Terima kasih Allah, semoga nikmat-Mu ini tidak membuat kami lupa bersyukur dan kufur, semoga nikmat-Mu ini membuat kami makin mendekatkan diri kepada-Mu. Aamiiinn :)
No comments:
Post a Comment